Mencapai Kebahagiaan Bukan Mengejar Kebahagiaan
"Semua orang pasti mencita-citakan dan menginginkan kebahagiaan. Terlepas dari makna kebahagiaan bagi masing-masing orang yang pasti berbeda satu sama lain. Sebagian besar orang mengaitkan kebahagaian dengan harta, jabatan atau pencapaian hidup tertentu, dan merasa tidak bahagia sebelum mencapainya. Sebagian lagi sudah merasa mencapai kebahagiaa ketika sudah bisa mencukupi segala kebutuhan pokoknya dan terhidar dari segala penyakit." “Teman kita si anu hidupnya pasti senang dan bahagia, dapat jabatan penting di salah satu BUMN, punya istri cantiknya kaya artis, belum lagi mobil dan rumah barunya, cantik dan mewah sama kaya istrinya. Duh...kapan kita bisa hidup enak seperti dia ya. Hidupnya pasti bahagia banget?” Kalimat seperti ini biasa kita dengar atau kita ucapkan dalam hidup kita sehari-hari. Dari kalimat di atas dapat kita lihat bagaimana kita mendefinisikan “kebahagiaan” akan tetapi dengan menggunakan dasar pencapaian orang lain. Apakah hal sepert...